Macam Macam Penyakit Mata

Macam Macam Penyakit Mata

Macam Macam Penyakit Mata,- Mata adalah salah satu panca indera yang berfungsi sebagai alat penglihatan. Dengannya kita dapat melihat betapa indahnya dunia yang warna-warni serta mengenali isinya. Maka tidak berlebihan apabila mata disebut sebagai jendela dunia.

Mata merupakan suatu anugerah dari tuhan yang sangat besar. Meskipun sudah hati-hati ada kalanya juga bisa mendapat penyakit karena faktor luar. Misalnya lingkungan polusi yang sangat buruk atau cedera pada kecelakaan. Apabila telah menggunakannya dengan baik pun, tidak dapat dipungkiri kalau berlebihan juga bisa mendatangkan penyakit mata. Contohnya kelelahan pada saat bekerja di depan komputer dalam jangka waktu yang lama.

Apabila sudah dipakai dengan baik dan hati-hati masih bisa mendatangkan masalah, apalagi bila digunakan secara sembrono seperti misalnya nonton TV dengan jarak yang terlalu dekat, silau  jika terkena  sinar matahari/cahaya (pekerja nelayan dan tukang las) tanpa menggunakan kaca mata, kurang menjaga kebersihan, dan lain-lain.

Macam-Macam Penyakit Mata

  1. Hipermetropi (Rabun Dekat)

Pada penyakit mata yang satu ini adalah ketidakmampuan mata dalam melihat benda yang jaraknya dekat. Hal ini dikarenakan ukuran bola mata yang pendek sehingga bayangan jatuh ke belakang retina. Penderita penyakit ini bisa dibantu dengan menggunakan kacamata yang berlensa cembung (+).

  1. Miopi (Rabun Jauh)

Penyakit mata ini merupakan kebalikan dari hipermetropi, yaitu ketidakmampuan mata dalam melihat benda yang jaraknya jauh. Hal ini diakibatkan oleh ukuran bola mata yang terlalu panjang sehingga bayangan jatuh sebelum/didepan retina. Pada penderita penyakit ini juga masih bisa dibantu dengan  cara memakai kacamata yang berlensa cekung (-).

  1. Rabun Jauh dan Dekat (Presbiopi)

Penyakit ini bisa disebut juga sebagai rabun tua. Karena biasanya sering terjadi pada orang yang sudah Lansia diatas usia 45 tahun. Bagi penderita penyakit ini tidak bisa melihat benda yang terlalu jauh dan benda yang terlalu dekat. Pada penyakit ini bisa dibantu/ditolong dengan memakai lensa rangkap (+ & -). Lensa cekung diatas untuk melihat benda yang jauh, dan lensa cembung dibawah untuk melihat benda yang dekat.

Baca Juga : Qnc Jelly Gamat Mengobati Ambeien

  1. Rabun Senja

Pada penyakit ini adalah ketidakmampuan dalam melihat benda ditempat yang remang-remang dan di malam hari. Penyakit ini bisa disebut juga dengan rabun ayam. Penyakit ini biasanya diakibatkan oleh kurangnya vitamin A, sehingga sel batang tidak bisa berfungsi karena protein radopson tidak terbentuk. Untuk pengobatan/pencegahan pada penyakit ini, penderita harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A.

  1. Buta Warna

Penyakit ini adalah ketidakmampuan mata untuk membedakan warna. Buta warna dapat dikelompokan menjadi dua macam, yaitu buta warna total dan buta warna sebagian. Buta warna total adalah apabila penderita tidak bisa membedakan warna dan hanya bisa membedakan warna, yang terlihat hanya hitam dan putih. Buta warna sebagian yaitu apabila penderita tidak bisa membedakan warna-warna tertentu. Pada buta warna sebagian, dibagi menjadi beberapa tipe, antara lain yaitu buta warna biru-hijau, merah-hijau, dan biru-merah. Penyakit buta warna ini bersifat menurun dan biasanya sering diderita oleh laki-laki.

  1. Juling (Strabismus)

Penyakit ini merupakan kelainan dari otot penggerak bola mata kanan dan kiri yang tidak serasi. Pada mata juling ini dapat diobati dengan cara operasi.

  1. Katarak

Penyakit ini dapat diakibatkan oleh lensa mata yang keruh/berwarna putih yang menghalangi cahaya untuk masuk ke retina. Penyakit ini biasanya terjadi pada usia 55 tahun. Penderita penyakit ini bisa diatasi dengan cara operasi mata.

  1. Mata Silindris (Astigmatisme)

Pada penyakit ini dapat diakibatkan oleh ukuran lensa mata/kornea yang tidak rata. Penderita penyakit ini tidak mampu untuk melihat garis vertikal dan horizontal. Misalnya huruf T bisa menjadi F, dll. Penderita penyakit ini dapat dibantu/ditolong dengan memakai kacamata berlensa silindris/silinder.

Sumber : http://www.gayahidupsehatmu.com

Jenis Macam Macam Penyakit Akibat Merokok

Jenis Macam Macam Penyakit Akibat Merokok

Jenis Macam Macam Penyakit Akibat Merokok,- Rokok merupakan suatu lintingan atau gulungan tembakau yang dibungkus dengan menggunakan kertas, daun, dan bisa juga dengan kulit jagung, yang dibuat sebesar jari kelingking dengan panjang sekitar 8-10 cm, dan biasanya dihisap oleh seseorang setelah dibakar pada bagian ujungnya.

Jenis Macam Macam Penyakit Akibat Merokok

Rokok merupakan pabrik yang terbuat dari bahan kimia yang sangat berbahaya. Hanya dengan membakar dan menghisap sebatang rokok saja, bisa diproduksi lebih dari 4000 jenis bahan kimia, 400 diantaranya beracun dan 40 diantaranya dapat berakumulasi dalam tubuh dan bisa mengakibatkan kanker.

Rokok juga termasuk zat adiktif karena bisa mengakibatkan adiksi (ketagihan) dan dependensi (ketergantungan) bagi orang yang menghisapnya. Dengan kata lain, rokok juga termasuk ke dalam golongan NAPZA yaitu (Narkotika, Psikotropika, Alkohol, dan Zat Adiktif).

Macam-Macam Penyakit Akibat Merokok

1.Penyakit jantung

Merokok dapat mengakibatkan aterosklerosis atau pengerasan pada pembuluh darah. Keadaan ini disebabkan oleh adanya penumpukan zat lemak pada arteri, lemak dan plak dapat memblok aliran darah dan membuat penyempitan pada pembuluh darah. Hal ini dapat mengakibatkan penyakit jantung.

Jantung harus bekerja lebih keras lagi dan tekanan yang sangat ekstra bisa mengakibatkan angina atau nyeri dada. Apabila satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, maka akan terjadi serangan jantung.

Apabila rokok yang dihisap oleh tubuh semakin banyak dan semakin lama seseorang dalam merokok, maka orang tersebut akan semakin besar mengalami penyakit jantung atau terkena serangan jantung dan juga stroke.

2.Penyakit paru

Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis akan semakin meningkat karena merokok. Pada penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Penyakit paru-paru ini bisa berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Bagi orang-orang yang berumur 40 tahun keatas bisa mendapatkan emfisema dan bronkitis, tetapi pada gejala ini biasanya akan jauh lebih buruk di kemudian hari.

3.Kanker paru dan kanker yang lainnya

Kanker paru-paru memang sudah lama dihubungkan dengan kebiasaan dalam merokok. Dan juga bisa berkontribusi langsung terhadap kanker yang lainnya seperti dari mulut, kotak suara atau laring, tenggorokan dan juga kerongkongan. Merokok juga telah dikaitkan dengan beberapa peyakit seperti kanker ginjal, perut pankreas, leher rahim, kandung kemih, dan kanker darah (leukemia). Baca Juga: Obat Tradisional Epilepsi Dari Daun Sirsak

4.Diabetes

Merokok juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Menurut Cleveland Clinic. Rokok juga dapat mengakibatkan komplikasi pada diabetes, seperti penyakit mata, penyakit ginjal, penyakit jantung, penyakit pembuluh darah, stroke dan masalah pada kaki.

5.Impotensi

Merokok merupakan salah satu faktor utama dari risiko terhadap penyakit pembuluh darah perifer, yang dapat mempersempit bagian pembuluh darah yang membawa darah untuk dialirkan ke seluruh wilayah bagian tubuh. Pembuluh darah ke penis mungkin dapat mempengaruhi karena pembuluh darah yang sangat kecil dan bisa menyebabkan adanya disfungsi ereksi atau impotensi.

6.Kebutaan

Perokok mempunyai peningkatan risiko degenerasi makula penyebab dari kebutaan pada orang tua. Sebuah studi yang menerbitkan buku ‘Archives of Ophthalmology’ pada tahun 2007 menyatakan bahwa bagi perokok empat kali akan lebih mungkin dibandingkan dengan yang bukan perokok dalam mengembangkan degenerasi makula ini, yang dapat merusak makula, pusat retina, dan juga bisa menghancurkan penglihatan sentral tajam.

7.Penyakit mulut

Selain kanker pada mulut dan leher merokok juga dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit gusi dan juga mengakibatkan masalah pada gigi dan nafas. Merokok dapat mengganggu pada proses penyembuhan dengan mengurangi oksigen dan nutrisi ke jaringan gusi. Jaringan cenderung tidak menanggapi pengobatan, yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada gusi dan gigi tanggal.

Sumber: http://www.gayahidupsehatmu.com